Tampilkan postingan dengan label PROFIL BAND. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PROFIL BAND. Tampilkan semua postingan

Jumat, 27 Februari 2015

BELAJAR AGAMA DARI BAND NOAH, Bagaimana Sih Manusia Mendapat Hidayah??

Tidak ada komentar:
NOAH dinarmagzz

Bismillahirahmanirrahim,

Assalamualaikum Warahmatullah.

Saya yakin sekali banyak yang membaca postingan kali ini karena masalah judulnya yang unik. Apa yang bisa diambil pelajaran agamanya dari sebuah band dengan ribuan kasus ketidak senonohannya. Sebut saja NOAH. Sebuah band dengan vokalis playboy. Kasus video asusila. Kawin cerai. Semua hal yang tidak sejalan dengan agama ada di band ini. Tapi malah justru di sini kita akan mencoba mengambil pelajaran agama yang mendalam dari itu semua.


Jadi sebenarnya apa? Saya akan mencoba mengungkap NOAH dari sisi yang lain, yang mungkin tidak semua orang berpikir sampai sejauh ini. Tapi justru nanti akan ada perpotongan korelasi yang saling berhubungan erat antara apa yang terjadi dengan NOAH dengan bagaimana proses turunnya sebuah hidayah atau pemahaman agama.

Ada seorang kawan saya yang berkata, lagu-lagu Peterpan dari dulu memang selalu menyentuh hati. Kawan saya lainnya bilang, lagu-lagu Peterpan susah ditafsirkan, butuh pemikiran yang dalam baru bisa mengerti. Apalagi lagu dibalik awan ¸apa coba maksudnya?

Ya begitulah, NOAH dari dulu memang terbiasa membuat lagu-lagu yang mikir. Intinya mereka semua adalah orang-orang pemikir tingkat tinggi. Saya berani yakin demikian, sebab output selalu bergantung dengan input. Jika input A maka output tak mungkin berubah jadi Z. Allah berfirman, tanaman-tanaman yang subur tumbuh dari tanah-tanah yang subur. Bagaimana cara mulut manusia berkata menunjukan bagaimana dia berpikir, menunjukan pula apa input pikiran mereka. Dan NOAH, mereka bicara lewat lagunya yang sangat “berat”, menunjukan bagaimana input pikiran mereka.

Karya NOAH juga bisa dikatakan sangat jauh dari dunia. Maksudnya, makna lagu-lagu mereka lebih banyak yang mengawang-ngawang. Langit Tak Mendengar, Bintang di Surga, Taman Langit, WalauHabis Terang, Mimpi yang Sempurna. Dari kosakata yang sering muncul dari karyanya saja sudah terasa nuansa lagunya bisa dibilang sangat “abstrak”. Tak heran jika akhirnya diputuskan logo band mereka bentuknya bulu, filosofinya bulu selalu terbang mengawang-awang, jauh dari dunia.

Inilah yang menurut saya menjadi modal berharga mereka, yaitu kebiasaan “mikiran”.

Seiring berjalannya waktu, banyak hal yang terjadi pada mereka. Ada kasus perceraian. Ada kasus perpecahan personel. Kasus ganti nama. Kasus video 3gp. Macem-macem, dan yang menjadi sorotan saya sekarang adalah tentang pilihan drummer NOAH, Reza, yang akhirnya memilih keluar band karena ingin fokus kepada agama. Bagaimana hal itu bisa terjadi pada salah satu personel dari sebuah band yang banyak kasus negatifnya? Kalau band Wali, okelah mereka kan memang anak pesantren tulen. Tapi ini NOAH gitu, bikin lagu Religi aja mereka merasa tidak pantas, bicara masalah agama saja mereka tidak mau. Lalu bagaimana Reza bisa mendapat pemahaman agama sebulat itu dari sebuah NOAH? Bahkan mungkin Lukman juga nanti ikutan keluar, dan teman-teman mungkin tidak tau juga kalau additional bassistnya NOAH bernama Ikhsan juga orangnya alim. Bagaimana bisa sebuah band yang tidak punya basic agama ini malah bisa melahirkan banyak ustad?

Ustad Reza Lukman dinarmagzz

Ada yang bilang kalau Reza akhirnya mendapatkan hidayah dari Allah yang membuatnya memilih menjadi ustad. Tapi bagaimana cara Allah memberi hidayah kepada Reza? Tidak mungkin Allah memberi segala sesuatu secara tiba-tiba, harus ada sebab akibat atau usaha dari si manusia dulu. Dalam QS Ar Ra’du 11, Allah tidak akan mengubah nasih suatu kaum jika kaum itu tidak berupaya mengubah nasibnya sendiri. Sangat tidak mungkin, Bill Gates tiba-tiba bangun tidur terus langsung sholat subuh sambil nangis karena dapet hidayah waktu tidur.

Sebelum bicara masalah hidayah, perlu diketahui terlebih dahulu tentang apa yang disebut dengan takdir. Apa itu takdir? Lalu apa hubungannya dengan hidayah?

Banyak yang bilang, udah takdirnya dia dapet hidayah. Misalnya, udah ‘takdir’nya Ust Jeffry Al Buchory dapet hidayah, awalnya pecandu tingkat tinggi kok jadi bisa jadi ustad. Sebenarnya apakah statement itu benar?

Takdir adalah sesuatu yang sudah menjadi putusan Allah dan tidak ada kuasa bagi manusia untuk memilih. Berarti lawan dari takdir adalah pilihan. Sehingga ada takdir, ada juga pilihan. Untuk sesuatu dimana manusia mempunyai kuasa untuk memilih itu namanya bukan takdir, tetapi pilihan. Kabar baiknya adalah Allah hanya akan menghisab segala sesuatu yang sifatnya adalah pilihan, bukan takdir. Kalau takdir, Allah tidak akan menanyakan ataupun menghisab. Boro-boro Allah, bahkan manusia pun tidak akan pernah bisa menjawab seandainya manusia lain ditanyakan masalah takdir.

Contohnya, terlahir sebagai laki-laki. Apakah manusia bisa memilih menjadi laki-laki atau perempuan? Tidak bisa milih kan... Berarti itu namanya takdir. Dan jika ada yang bertanya padamu, mengapa kamu laki-laki? Jelas tak akan bisa terjawab karena itu takdir.

Contoh lagi, punya wajah ganteng atau jelek, takdir atau pilihan? Takdir bro....hehe jadi tidak usah khawatir, Allah tidak akan mendahulukan masuk surga orang yang wajahnya ganteng atau jelek, semua sama, Allah tidak menghisab berdasarkan ganteng jeleknya. Sedangkan punya wajah yang ceria atau cemberut, takdir atau pilihan? Itu pilihan. Makanya Allah memberi pahala kepada orang yang berwajah berseri-seri. Rasulullah pun mencontohkan selalu memasang raut wajah yang siap tersenyum.

Sesuatu yang bisa diubah oleh manusia atau berupa pilihan akan dimintai pertanggungjawaban oleh Allah. Misalnya adalah wajah cemberut atau ceria.  Sedangkan sesuatu yang tidak bisa diubah oleh manusia, Allah tidak akan meminta pertanggung jawabannya, misalnya ya tadi wajah ganteng atau jelek. Justru jika manusia itu nekat mengubahnya, nanti malah dimintai pertanggungjawaban kenapa harus diubah. Misalnya operasi plastik untuk mancungin hidung, ekstensi rambut, lebarin bola mata, lah ngapain coba? Manusia sekarang itu aneh-aneh. Untuk sesuatu yang Allah minta pertanggungjawaban mereka nggak ribet, mereka nggak ribet tentang bagaimana dia beramal, bagaimana dia berkata, bagaimana dia berperilaku dll.. Tapi untuk sesuatu yang Allah tidak mintai pertanggungjawaban mereka ribetnya minta ampun, ke salon sana sini, gunting rambut trus disambung lagi, tempel hidung sana sini, malah nanti Allah akan nanyain mengapa kok mengubah sesuatu yang sudah Allah tetapkan (takdir).

Kembali ke hidayah. Bisakah ini disebut takdir?

Seandainya hidayah itu takdir, berarti sungguh Allah itu tidak adil. Masak sih akan ada manusia yang sudah ditakdirkan masuk neraka atau surga sejak lahir. Kalau sudah takdirnya masuk neraka, mending ga usah dilahirin sekalian. Jadi sebenarnya hidayah itu bukan takdir, itu adalah pilihan manusia. Walaupun hidayah atau petunjuk itu datangnya dari Allah, tetapi manusia mempunyai kuasa penuh untuk mengupayakan turunnya hidayah dari Allah.

Nah ini dia, mekanisme turunnya hidayah adalah sebagai berikut.

Hidayah hanya akan turun, dan insha Allah pasti akan turun, jika ketiga syarat ini terpenuhi:

1.    Pertama, manusia mau menggunakan akalnya untuk berpikir. Modal terbesar yang dimiliki manusia, yang tidak dimiliki oleh ciptaan Allah lainnya adalah akal pikiran. Kata banyak motivator atau pengusaha, kalau mau sukses tidak perlulah kita memiliki modal dana yang besar. Modal kita, ada di antara kedua telinga kita, itu sudah sangat sangat cukup, yaitu akal.



2.     Kedua adalah media dakwah. Nah inilah dia peran para ustad atau pendakwah berada. Tanpa adanya dakwah yang mudah tersebar dan diakses oleh umat manusia, maka hidayah setiap orang pun menjadi seret. Sehingga ayat-ayat Al Quran bukan lagi menjadi sesuatu yang sulit untuk dicari.



3.   Ketiga, manusia mau menggunakan akalnya (poin pertama) untuk memikirkan ayat-ayat Al Quran (poin kedua). Ada banyak sekali ya dalil berkaitan dengan ini. Banyak sekali seruan Allah tentang hal ini:

Dan Kami turunkan kepadamu Al Quran, agar kamu menerangkan kepada umat manusia apa yang telah diturunkan kepada mereka dan supaya mereka memikirkan. (QS An Nahl 44)

Dan Dia telah menundukkan untukmu apa yang di langit dan apa yang di bumi semuanya sebagai rahmat daripada Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang berpikir. (QS Al Jaatsiyah 13)

Saya yakin masih ada ratusan ayat yang mengindikasikan keharusan manusia untuk berpikir. Ketika akal manusia mulai menjangkau ayat-ayat Allah, maka saat itulah perlahan hidayah mulai turun kepadanya.

Ini beneran nggak sih???

Seandainya, poin pertama dan kedua sudah ada, tapi tanpa ada poin ketiga maka hidayah tidak akan turun. Ketika dakwah (perwakilan poin kedua) sudah ada dimana-mana, dan manusia manusia pemikir pun telah ada (katakan Bill Gates). Tapi si Bill Gates hanya memakai akalnya untuk keperluan bisnis, tidak pernah menggunakan akalnya untuk menjangkau ayat Al Quran, otomatis hidayah (poin ketiga) tidak akan turun padanya. Jangan samakan dengan Felix Siauw, dia pemikir tingkat tinggi, tapi yang dia analisis adalah Al Quran. Akibatnya, justru semakin mempelajari Al Quran, akan semakin yakin pula mengenai apa yang terkandung di dalamnya.

Bisa dianalogikan, Al Quran adalah sebuah jalan menuju ke suatu tempat. Tapi, jalan tersebut masih sangat sangat gelap gulita, tidak tampak sama sekali. Sedangkan akal manusia, ibarat sebuah motor. Sebuah motor pasti memiliki lampu. Dan lampu itu baru bisa menyala terang jika motor itu digas alias maju. Semakin kenceng maju atau ngegas, maka lampu motor akan semakin terang, coba deh kalau ngga percaya.

jalan gelap dinarmagzz

Jalanan yang gelap gulita, akan tetap menjadi gelap dan kita tidak akan pernah sampai ke suatu tempat jika kita tidak melaluinya. Maka kita nyalakan motor dan mulai maju memasuki gelapnya jalanan. Apa akibatnya? Tentu saja jalanan mulai tampak karena ada lampu motor. Kita mulai bisa melihat petunjuk jalan, melihat belokan, ohh harus belok kanan, ooh kalau lurus nanti kecemplung comberan, itu semua terlihat berkat lampu dari motor.

lampu motor dinarmagzz


Seandainya kita mau pergi ke Semarang. Kira-kira lebih tepatnya harus bertanya kepada bule-bule atau kepada Dinar Rafikhalif? Ya kepada saya, hehe, yang notabene orang Semarang, minimal kepada yang sudah pernah ke Semarang. Kalau mau ke Bandung, tanya bagaimana jalan menuju ke sana ke orang Bandung atau yang sudah pernah ke sana.

Seandainya kita mau pergi ke Surga, dengan siapa kita bertanya? Ustad kah? Salah. Ustad belum pernah ke surga bro, hehe. Bertanyalah kepada Rasulullah. Hanya Nabi Muhammad SAW satu-satunya manusia di muka bumi ini yang pernah diajak jalan-jalan ke Surga oleh malaikat. Dan hanya Nabi Muhammad SAW pula satu-satunya manusia di muka bumi yang sudah jaminan masuk Surga. Jadi, bertanyalah jalan kepada Rasul. Untuk itu Rasul mencontohkannya dalam bentuk akhlak dan amalan ibadah. Sehingga cara menuju ke surga adalah dengan meneladani Rasul, misalnya lewat hadist yang banyak diriwayatkan. Tapi jangan cuman dibaca, jangan lupa dipraktekan juga. Tidak akan sampai kita ke Jogjakarta seandainya kita cuman tanya jalan tapi tidak praktek berangkat ke sana. Nah, semakin oke saja kan Islam ini. Ajarannya selalu logis dan masuk akal. Maka kebangetan banget kalau umat muslim ini kok sampai hidupnya ngga sukses. Ini pernah saya bahas di postingan berjudul GregetnyaUmat Islam.

petunjuk jalan dinarmagzz

Kembali ke jalanan yang gelap gulita dan lampu motor.

Dengan adanya lampu motor yang menerangi jalan, kita bisa melihat papan penunjuk jalan, misalnya tulisan “Surga belok ke kanan”. Seandainya kita tidak memajukan motor kita, maka jalanan gelap akan selamanya tampak gelap dan kita akan ragu-ragu untuk melaluinya. Jangan harap keyakinan akan muncul duluan kemudian setelah kita yakin baru kita maju. Justru keyakinan akan muncul perlahan-lahan saat kita sudah mulai maju duluan. Jadi, action dulu nanti lama-lama yakin.

Mantabkan dulu hatinya baru kemudian berhijab, atau berhijab dulu baru lama-lama hatinya mantab? Dipaksa sholat ke masjid dulu baru hati tenang, atau menunggu hati tenang baru sholat ke masjid? Latihan sabar dulu baru puasa, atau puasa dulu nanti lama-lama bisa menjadi lebih sabar sendiri? Saya yakinlah teman-teman pembaca pandai semua, bisa menjawab semua pertanyaan itu =)

Nyalakan motornya dulu, maju, baru nanti jalan akan mulai terlihat, petunjuk jalan mulai terbaca. Lama-lama keyakinan untuk sampai di suatu tempat akan semakin bertambah seiring banyaknya rambu-rambu petunjuk yang semakin terlihat. Motor adalah akal. Jalanan adalah Al Quran. Petunjuk jalan yang terkena lampu motor ialah hidayah.

Petunjuk jalan biasanya sudah ada duluan atau baru ada ketika seseorang bertanya ke pak polisi kemudian baru dipasang? Petunjuk jalan itu sudah ada. Cuma berhubung masih gelap jadi tidak terbaca. Jadi sebenarnya, fasilitas hidayah itu sudah tersedia pada diri setiap orang. Tinggal mau atau tidak manusia itu meneranginya dengan lampu akal.

Begitulan teman, kembali ke judul artikel ini yuk.

Anak-anak NOAH, punya bakat mikiran. Mereka pemikir tingkat tinggi, dikit-dikit dipikir, seperti yang saya jelaskan di awal tadi. Sedangkan setiap manusia akan diberi pelajarannya masing-masing oleh Allah lewat pengalaman. Setiap pengalaman, baik itu teguran atau sebaliknya, sebenarnya adalah bentuk kasih sayang Allah untuk memancing manusia agar berpikir mencari tau sebenarnya mengapa harus terjadi hal demikian. Jawabannya tentu ada pada Al Quran, yang alhamdulillah sekali sudah sangat mudah sekali ditemukan, dakwah pun juga tersebar dimana-mana.

Mereka yang sudah punya bakat mikiran, akan mudah terpancing untuk mencari tau. NOAH, menurut saya adalah orang-orang yang kuat, sebab pelajaran dan beban teguran mereka sudah tergolong amat banyak. Salah satu contohnya, Ketika kasus Ariel dijatuhi hukuman penjara 3 tahun.

Jadi ceritanya, setelah mereka mulai pede dengan dikeluarkannya Andika dan Indra, dan mulai prosesi pergantian nama, sebenarnya nama baru sudah siap di tahun 2009, video klip Separuh Aku sudah jadi sejak tahun 2009 pula, ketika peluncuran nama baru sudah sangat mulai dekat tanggalnya dan semua sudah rapih disusun, justru ketika rapat persiapan itulah ada informasi tentang kasus video 3gp yang merebak ke dunia maya.

Manusia berencana tetapi Tuhan yang menentukan. Semua sudah rapih, eh malah harus pending 3 tahun karena masa tahanan. Nah, di masa 3 tahun itulah mereka mulai berpikir. Lukman dan Reza mulai tekun belajar agama. Mungkin yang lain pun demikian karena mereka itu karakternya mirip. Bagaimana bisa, unjob alias menganggur total selama 3 tahun tapi masih bisa makan dan hidup? Mereka mencari-cari tau, sampai akhirnya mereka mendapat jawaban bahwa rezeki dari Allah itu memang datangnya dari arah-arah yang tak terduga, begitu kata Lukman. Seperti yang sudah saya bahas di artikel AyatSeribu Dinar , sebuah ayat yang erat sekali kaitannya dengan masalah rezeki.

Teguran sana sini, caci makian, hinaan, kebetulan David keyboardis barunya juga sakit-sakitan, kayaknya sampai operasi, lengkap pokoknya, membuat mereka terus berpikir. Sekali lagi, alhamdulillahnya sekarang media dakwah dimana-mana, sehingga orang bisa mudah sekali mendapat informasi berkaitan ayat AlQuran untuk menjawab pikiran-pikiran akalnya. Itulah besarnya peran para pendakwah. Yuk berdakwah!

Akhirnya pendewasaan pola pikir mulai terbentuk. Rencananya, tahun 2009 kemarin nama Peterpan akan berubah menjadi “Masterplan”, itu nama band barunya. Tapi akhirnya di tahun 2012, dengan banyaknya hal yang mereka alami, nama baru yang terbentuk adalah “NOAH”. Tau kisah Nabi Nuh? Seorang nabi yang tidak dipercaya oleh umatnya, dihina, bahkan kapal yang dibuat oleh Beliau diludahi oleh umatnya, diberakin. Hanya pertolongan dari yang di atas yang bisa menguatkannya. Begitulah kira-kira salah satu filosofinya.

Saya memang ngefans dengan mereka sejak SMA. Tapi sekarang saya kagum sekali dan tidak menyangka dengan perubahan sikap dan gaya mereka yang lebih bijaksana, tentunya lebih religius. Setiap habis konser semalaman, biasanya Reza dan additional bassisnya, Ikhsan, melakukan Itiqaf di masjid untuk mencegah agar tidak lupa dengan Allah karena musik. Lukman sendiri menjadi salah satu aktivis jamaah Tabligh Akbar. Sebuah band yang tidak ada background religi sama sekali namun bisa melahirkan 3 ustad menurut saya itu masha Allah luar biasa sekali. Apalagi coba itu namanya kalau bukan hidayah?

ustad reza noah dinarmagzz

ustad lukman noah dinarmagzz


Walaupun mereka menolak untuk membuat lagu religi, tapi terlihat dari lagu baru mereka yang liriknya lebih dewasa, atau sebenarnya mereka membuat lagu religi dalam bentuk yang ‘berbeda’.
Lagu Terbangun Sendiri, yang dibuat Ariel pas lagi di dalam tahanan, pas lagi banyak-banyaknya ‘mikir’, liriknya :

Aku tak ingin terbangun, terbangun sendiri..
Aku tak ingin terjaga, terjaga tanpa ‘Mu’..
Kurangi, kurangi lukaku..
Temani sepiku..

Lagu Tak Lagi Sama, karya Ikhsan additional bassnya yang gemar Ittiqaf, seakan ingin menunjukan bahwa manusia tidak bisa berbuat apa-apa tanpa pertolongan Allah.

Dan diriku bukanlah aku..
Tanpa ‘Kamu’ tuk memelukku..
‘Kau melengkapiku..
‘Kau’ sempurnakan aku..
Dan diriku bukanlah aku..
Tanpa ‘Kamu’ menemaniku..
‘Kau’ menenangkanku..
‘Kau’ melegakan aku..

Ternyata, kupluk dan jenggot ini bukan sekedar aksesorisnya Ikhsan.

ustad ikhsan noah dinarmagzz

Ini bukan terjadi pada NOAH saja.

Orang-orang ‘pemikir’ lainnya, rata-rata pasti religius. Orang yang bisnisnya sukses karena bagus akal pikirannya, pasti bagus pula imannya. Contohnya Ippho Santosa, motivator islam. Ahmad Fuadi, penulis novel Negeri Lima Menara, anak yang cerdas di bangku SMA malah disuruh mondok di Gontor. Akibatnya ya justru akan semakin kuat iman Islamnya.

Hampir semua orang yang bagus ilmu Islamnya pasti cerdas. Karena ilmu Islam sendiri didapat dengan proses ‘berpikir’. Islam akan selalu identik dengan kata berpikir. Sehingga banyak ilmu-ilmu pengetahuan yang ditemukan oleh orang Islam.

Ibnu Sina, penemu dasar-dasar pengobatan kedokteran. Abu Qasim Al Zahrawi, pencipta alat-alat bedah. Jika Anda sedang membaca blog ini sambil memakai kacamata, berterima kasihlah kepada Ibnu Alhaisami, penemu teori optik dan kacamata. Bahkan Micheal Hart, seorang yang bukan muslim, menulis buku 100 Most Influential Persons in History memasukkan Nabi Muhammad di urutan #1. Islam itu identik dengan ilmu pengetahuan dan kepandaian. Itu sebabnya rasi bintang memakai nama arab. Itu sebabnya rantai kimia pun menggunakan nama arab, alkana, alkena, alkuna. Bangga sekali ya rasanya menjadi Islam. Masalahnya, apakah Islam bangga kepada kita? Yuk berkontribusi untuk Islam =)

Ya, setiap orang punya masa kelamnya masing-masing. Yang penting bukan seberapa kelam masa lalunya, tetapi bagaimana dia bisa menjadikannya untuk lebih baik ke depan. Bukan saja di NOAH, masih banyak sekali lainnya.

Ustad Jeffry, dalam dakwah pertamanya di mimbar, beliau berkata, “Saya bisa bediri di atas sini, karena saya pernah berada di bawah terjatuh terperosok sedalam-dalamnya.”

ustad jeffry sebelum sesudah dinarmagzz

Felix Siauw bisa pandai berargumen akan haramnya pacaran dalam buku Udah Putusin Aja, karena dulu dia pernah mengalami sendiri masa suram itu dan merasakan sendiri bahwa pacaran tak ada gunanya.

ustad felix dinarmagzz

Orang-orang demikian, yang pernah mengalami masa kelam, seolah ingin berkata “Jangan seperti aku dulu”. Lukman, gitaris NOAH, yang dulu pernah jadi preman, bertindak sesuka hati karena banyak duit, usai memimpin jamaah sholat maghrib ketika diwawancarai berkata, “Siapapun dia, walaupun berada di posisi yang paling tinggi sekalipun, kalau hidupnya tanpa ibadah akan tetap ada rasa hampa di dalam hatinya.”

Sebenarnya, saya menulis artikel ini pun ingin menyindir diri saya sendiri.

Saya juga tidak pernah menyangka akan berada di titik seperti sekarang ini. Saya dulu sangat identik dengan anak band dengan lagu-lagu yang flamboyan. Di sekolah suka cabut. Pramuka paling males masuk. Ujian nyontek. Malas ke masjid. Males bantu orang tua, pinginnya mainan terus. Pacaran. Sholat di waktu sudah Injury Time. Wah macem-macemlah masa lalu saya ini, sangat malu-maluin banget pokoknya..

Dulu saya bercita-cita kepingin manggung di cafe-cafe (baca ceritanya di Kisah Mematahkan Dogma). Tapi Allah malah ngasihnya saya kesempatan untuk mengisi ceramah di masjid-masjid. Bayangkan saja, seorang anak band berada di atas mimbar, masha Allah kadang saya terharu sendiri memikirkannya. Entah harus kalimat syukur apa yang harus saya ungkapkan untuk mengatakan bahwa skenario Allah sangat luar biasa.



Dulu saya selalu kepingin sekali nonton konser live musik, tapi justru Insha Allah Ramadhan besok saya akan nonton bangunan terindah di dunia yaitu Ka’bah. Sampai detik ini saya nulis artikel ini selalu saja banyak hambatan nonton konser gak bisa-bisa entah kenapa, mulai dari konser NOAH, bahkan pas saya dinas di Ternate ini rencananya Band Ungu mau konser gratisan ke sini dalam rangka HUT Ternate, eh kok tiba-tiba Gunung Gamalama Ternate Meletus, akhirnya acara di cancel. Nggak main-main ini, gunung saja sampai meletus demi membuat saya tidak jadi nonton konser musik, hehe... Allahua’lam.

Saya akui kacau sekali hidup saya masa lalu. Insha Allah sebelum saya mendapat amanah tanggung jawab yang lebih besar lagi sebagai kepala keluarga, saya ingin bereskan dulu masa lalu saya dengan Umroh Ramadhan 2015. Mohon doanya ya teman semoga dimudahkan =)

Yang kelam pun bukan selamanya tak ada manfaatnya. Seperti kisah tokoh lainnya di atas, banyak pelajaran yang bisa saya dapat dari masa lalu. Kata sebagian ulama, musik itu haram. Tapi sebagian yang lain berkata tidak. Jujur saja, saya lebih cenderung meyakini yang tidak haram. Pernah saya bahas pula di artikel Musik atau Musyrik?? BagaimanaIslam memandang musik. Harus saya akui, saya bisa Adzan di masjid dengan nafas vokal yang panjang karena saya awalnya senang menyanyi lagu yang tekanan reffnya panjang.

Begitulah kira-kira pelajaran agama yang bisa dipetik dari Band NOAH. Seandainya bermanfaat, alhamdulillah itu datangnya dari Allah. Seandainya tidak berguna, itu karena datangnya dari saya sendiri. Namun tetap saya harap semoga bisa bermanfaat dan diambil hikmah. Terima kasih sudah membaca =)


Wassalamualaikum Wa Rahmatullah.


Senin, 12 November 2012

Coretan Tangan Ariel

Tidak ada komentar:


ARIEL PETERPAN, di dalam kotak persegi empat yang membatasi segala angan-angannya, menulis sesuatu yang berhasil diabadikan dalam sebuah foto. Tulisan yang benar-benar menceritakan tentang curahan hatinya selama ini, benar-benar masih seperti Ariel, dengan gaya bahasa yang khasnya dia mengungkapkannya secara tersirat.




Untuk menghindari kurang jelasnya tulisan yang tertera di foto tersebut, saya menuliskan kembali tulisan disini.


JIKA SAYA BERCERITA SEKARANG
MAKA ITU HANYA AKAN MEMBUAT SEBAGIAN ORANG2 MEMAKLUMI SAYA
DAN SEBAGIAN LAGI AKAN TETAP MENYALAHKAN SAYA

TETAPI ITU JUGA AKAN MEMBUAT MEREKA MEMAKLUMI DUNIA
YG SEHARUSNYA  TIDAK DIMAKLUMI. DAN TAK ADA YANG DAPAT
MENJAMIN APAKAH, SEMUA DAPAT MEMETIK HAL YANG BAIK DARI
KEMAKLUMAN ITU, ATAU HANYA AKAN MENGIKUTI KEBURUKANNYA.
MAKA SAYA LEBIH BAIK DIAM

JIKA SAYA BERSUARA SEKARANG
MAKA ITU HANYA AKAN MEMBUAT SAYATERLIHAT SEDIKIT LEBIH BAIK
DAN BEBERAPA LAINNYA TERLIHAT SEDIKIT LEBIH BURUK SEBENARNYA
MAKA SAYA LEBIH BAIK DIAM

JIKA SAYA  BERKATA SEKARANG
MAKA AKAN HANYA ADA CACI MAKI DARI LIDAH INI 
DAN TERIAKAN KASAR TENTANG KEMUNAFIKAN
SERTA CEMOOHAN HINA PADA KEADILAN
MAKA SAYA LEBIH BAIK DIAM

SAYA HANYA AKAN BERCERITA KEPADA TUHAN,
BERSUARA KEPADA YANG BERHAK,
BERKATA KEPADA DIRI SENDIRI,
LALU DIAM KEPADA YANG LAINNYA.
LALU BIARKAN SELEKSI TUHAN BEKERJA PADA HATI SETIAP ORANG.

BARESKRIM, 2010

Sekali lagi bukan masalah kasus video porno yang sedang membelenggu Ariel, namun bagaimana dia mampu mencitrakan perasaannya dalam sebuah syair yang berkarakter khas itulah yang mengukuhkan identitasnya tetap sebagai Ariel musisi handal (yang kini sedang meredup).




PETERPAN BAND – dari Kisah 2002 Malam hingga Kisah 22 Malam

Tidak ada komentar:


Mungkinkah bila ku bertanya pada bintang-bintang…nanana 

Mungkin teman-teman sudah tidak asing lagi (bahkan cenderung sudah bosan wkwk) membaca cuplikan bait lirik lagu di atas. Iya, tidak lain lagi itu merupakan lagu dari sebuah band yang selalu langganan menggunakan kiasan atau gaya bahasa dalam mendesain lirik, membawa-bawa alam dalam mencitrakan sebuah keadaan, dan juga mengangkat tema patah hati hampir pada seluruh lagunya. Panggil saja Peterpan. Bagaimanakah cerita munculnya Peterpan band, apa hubungannya dengan Kisah 2002 Malam dan Kisah 22 Malam, lalu mengapa harus lagu Mimpi Yang Sempurna yang saya jadikan cuplikan di atas padahal itu kan lagu langganan para pengamen…simak liputannya berikut cool
 
Ariel, Lukman, Uki, Reza, Andika dan Indra, 6 pemuda asal bandung ini membentuk band bernama Peterpan di tahun 2000. Sebenarnya cita-cita mereka tidaklah muluk-muluk, mereka hanya ingin manggung di café-café. Nama Peterpan itu pun dibuat dengan keadaan yang buru-buru. Karena jadwal manggung di café sudah dekat, padahal nama band belum juga ditentukan, tanpa sengaja Andika yang sedang ke luar kota makan malam di sebuah warung sate kelinci yang bernama Peterpan. Jadi sebenarnya di balik kesuksesan Peterpan ini bukanlah Ariel ataupun personel lainnya yang berperan namun di ujung semua itu ternyata seekor kelinci lah yang menjadi kunci dibalik nama fenomenal itu. Lalu, mereka mengartikan nama Peterpan untuk bandnya itu agar band mereka senantiasa diselimuti oleh kebahagiaan dan kesenangan seperti pada film Walt Disney Peterpan yang menceritakan kisah seorang anak yang tidak pernah merasa sedih, pokoknya selalu riang gembira. Tapi yang saya heran itu mengapa lagu-lagu yang mereka ciptakan tidak mencerminkan namanya ya…hmm pika14


Dalam dua tahun, nama Peterpan mulai berkibar. Hal ini disebabkan karena pada tahun 2002, Peterpan ditawarkan untuk ikut partisipasi dalam suatu album berjudul kompilasi “Kisah 2002 Malam” dengan single yang mereka berikan adalah Mimpi yang Sempurna. Dengan kata lain bahwa walaupun di album pertama mereka (Taman Langit) lagu Mimpi yang Sempurna itu ada di side B, namun lagu itu ialah lagu pertama Peterpan yang menjadi awal dalam kesuksesan mereka.

Kisah 2002 Malam tersebut mengantar Peterpan untuk merilis album pertama mereka yang berjudul Taman Langit yang tak disangka meraih angka penjualan sebesar 750 ribu kopi. Sungguh prestasi yang diluar dugaan untuk sebuah band ‘kemarin sore’. Kemudian seolah mencapai bintang di surga, angka penjualan 3 juta kopi berhasil diraih di album kedua mereka. Dengan single Tak Bisakah, Peterpan semakin mengukuhkan namanya sebagai superband dengan meraih multi platinum award di soundtrack album Alexandria. Layaknya sebuah superband, berbagai penghargaan pun berhasil diraih Peterpan: 7 Penghargaan AMI 2005, Indonesian Favourite Artis, MTV Asia AID 2005, MTV Asia Award 2006, dan memecahkan rekor MURI dengan konser marathon di 6 kota dalam tempo waktu 24 jam.

 
Perpecahan yang mengakibatkan hilangnya 2 orang personil: Andika dan Indra masih memberikan hari yang cerah bagi Peterpan dengan dirilisnya album ketiga di 2 negara, Malaysia dan Indonesia. Kemudian pada malam tanggal keramat, 8 Agustus 2008 (08-08-08) Peterpan me-launching album terakhir mereka, Sebuah Nama Sebuah Cerita.

Dua tahun setelah album terakhir dirilis, kontrak nama Peterpan pun harus dibubarkan dan diganti untuk menghargai sang pembuat nama, kelinci, eh maksud saya Andika yang telah keluar dari Peterpan. Sehingga ketika tampil dalam sebuah acara, Ariel dkk harus membawa nama mereka sendiri sebagai identitas mereka (misalnya: selanjutnya kita panggilkan Ariel, Lukman, Uki, dan Reza…prok prok) dengan bantuan 2 additional player untuk bagian keyboard dan bass.
 
Bagi personel Peterpan, membuat nama pengganti bukan hal yang mudah. Bagaimana caranya agar para sahabat tetap menikmati feel Peterpan walaupun harus dengan nama yang berbeda. Karena terlalu lama memikirkan hal itu, tanpa disangka si Ariel (vokalis) malah terkena kasus video porno bersama 23 artis ibukota ternama. Walaupun para sahabat banyak yang menyangkal bahwa ini bukan video Ariel, tapi saya pribadi malah percaya bahwa itu benar-benar dia. Kenapa demikian, karena saya memperhatikan setiap lagu yang dibuat oleh Ariel seperti menunjukkan bahwa dirinya sedang diliputi kegelisahan. Tidak dapat saya ceritakan satu-persatu karena menurut saya HAMPIR SEMUA lagu Peterpan menunjukkan hal itu. Memang tidak mungkin kan seorang yang berzina, melakukan dosa begitu besar dapat menyembunyikan kegelisahan hatinya. venere

Untuk itu, sang vokalis terancam hukuman 12 (DUA BELAS) tahun penjara. Tentu ini bukan waktu yang singkat. Nasib nama baru Peterpan seperti sudah tidak ada harapan lagi. Ariel 12 tahun lagi?? Mungkin sudah tidak sekeren sekarang, sudah mulai tua, wajah keriput, dan rambut menggimbal karena jarang ke salon, wkwkwk. Walau begitu, bukan berarti Ariel adalah seorang manusia rendahan, Ariel tetaplah seorang musisi, yang saya kagumi bukan persoalan video pornonya tetapi bagaimana skill dia sebagai musisi dalam mengekspresikan suasana hatinya dalam bentuk bait-bait lagu yang indah. kiss

 
Seperti pada judul postingan ini, Peterpan band lahir melalui suatu album kompilasi Kisah 2002 Malam, dan harus berakhir pada Kisah 22 Malam, maksudnya 22 malam si Ariel meniduri wanita, plus 1 malam lagi ya berarti..haha

Tetap semangat Sahabat Peterpan, kita doakan mudah-mudahan masih bisa berkarya victoire

Selasa, 31 Januari 2012

Album baru Peterpan bulan Maret 2012

Tidak ada komentar:

Selamat pagi ataupun siang, sore, dan malam.

Di awal tahun 2012 yang penuh sensasi antara gosip yang beredar mengenai film kiamat 2012 ataupun yang bukan gosip lagi mengenai saya yang akan lulus tahun 2012 ini(hehe aamiin), ternyata ada beberapa kabar heboh buat para sahabat Peterpan yang telinganya sudah lumutan karena Peterpan tidak pernah terdengar lagi suaranya.

Kabar menarik Peterpan 2012 yang pertama yaitu mengenai album baru Peterpan yang (janjinya) akan release bulan Maret 2012 besok. Loh kok bisa release album baru padahal vokalisnya aja masih dibalik bui..tempatku melihat dibalik bui…aku melihat dibalik bui…nanana…(dibalik awan kali) ???

Ternyata album baru Peterpan yang release bulan Maret 2012 itu merupakan album instrumental. Jadi lagu-lagu Peterpan yang terdahulu akan diaransemen dengan aransemen yang baru. (Janjinya) akan ada 10 lagu Peterpan yang akan diaransemen ulang dalam album baru Peterpan 2012 itu plus satu lagu single Ariel di penjara yang berjudul Dara. Dan (janjinya) akan ada Momo Geisha yang juga ikut menyanyikan lagu Cobalah Mengerti di album tersebut. Jadi walaupun album instrumental, tapi menurut saya sendiri tentunya tetep ada suaranya yang nyanyi dong, ga cuma musik-musik pengantar tidur aja, hanya saja musiknya yang dibuat berbeda.

No pict hoax kan...tapi ada fotonya loh ini Momo Geisha sedang latihan bersama personel Peterpan untuk pembuatan albumnya ;)

Mungkin ada yang masih bertanya lagi di dalam kalbu, gimana bisa Ariel nyanyi buat album baru Peterpan padahal dia sedang dibalik bui. Ternyata jawabannya adalah karena teknologi sekarang sudah maju boy…Saya pernah melihat sendiri (di tv) proses rekaman pembuatan lagu di studio itu rupanya tidak seperti kalau orang sedang ngeband di studio kemudian direkam pakai recorder yang HD biar suaranya jernih itu bukan…tidak semudah itu..hehe

Masing-masing instrument dalam sebuah lagu akan direkam sendiri-sendiri termasuk vokalnya itu sendiri. Jadi misalkan dalam satu lagu itu aransemennya terdiri dari vocal, gitar, lead gitar, bass, dan drum maka masing-masing akan direkam secara terpisah tidak sekaligus bersama-sama. Vokal direkam sendiri, bass direkam sendiri, dan akhirnya nanti akan digabung-gabungkan. Biar lebih mudah membayangkannya, mungkin ada yang pernah mbuka software guitar pro atau macromedia flash. Dalam software itu isinya ada bermacam-macam layer yang dijadikan satu kalau mau dimainkan, nah layer-layer itulah yang kalau dalam proses rekaman ini diumpamakan sebagai layer vocal, layer gitar dll dan akan digabungkan juga supaya menjadi lagu yang enak aransemennya begitu…makanya mungkin teman-teman pernah dengar lagu yang suara vokalisnya itu seakan ada 2, yaitu vokalis beneran dan vokalis yang ngikutin pake suara pelan dibelakang. Yang vokalis kedua itu bisa alternatif pake backing vocal seperti ungu (maklum karena personelnya mental vokalis semua hoho) atau bisa pakai suara vokalis aslinya sendiri yang direkam pakai layer backing vocal, jadi seakan dia nyanyi sebagai vokalis kedua kemudian digabung dengan suaranya sendiri…hehe




Daaann masing-masing layernya pun rekamannya juga tidak sekali main terus langsung jadi. Bisa jadi mainnya itu setengah-setengah dulu kemudian baru disambung-sambung, mungkin gitarnya hari ini cuma main intronya, kemudian minggu depan baru verse, kemudian baru disambung. Kata si Ariel dia selama 2 minggu itu baru berhasil merekam 1 (satu) bait buat reffnya doang karena diulang-ulang terus agar menghasilkan hasil yang terbaik. Itu baru reff doang, belum nyanyi buat verse dll. Bisa dibayangkan seberapa lama dan ‘perfeksionisnya’ para musisi itu membuat sebuah album. 




Kalau sudah tau begitu tentu membuat album baru Peterpan 2012 menjadi mungkin-mungkin saja walau vokalisnya sedang dibalik bui, karena masih ada layer vokalis yang tersimpan dari hasil rekaman yang terdahulu. Album ini kan yang diubah cuma musiknya aja, jadi vokalnya tidak perlu repot untuk merekam ulang. Menurut saya ide ini hebat lo, untuk menjaga produktifitas mereka (Peterpan) agar album tetap keluar walau tak ada vokalisnya :D

Oke kita tunggu saja album mereka keluar, semoga janji-janji yang saya tulis di dalam tanda kurung tadi tidak hanya janji-janji tinggal janji…mana janji manismuuu….eh ini kan nidji…wkwk

Senin, 08 Agustus 2011

Serpihan Kisah " Lemontea band "

Tidak ada komentar:


Lemontea… sebuah nama minuman kah, atau makanan, atau sebuah nama seseorang?? Atau mungkin juga merk sepatu sekolah, atau sebuah toko mainan di pinggiran jalan… terserah apapun itu penggunaannya dalam sebuah nama istilah, Lemontea pernah dijunjung namanya sebagai sebuah nama band asal Surakarta. Band yang telah didesain untuk siap go café café dengan bertitik awal pada sebuah restoran ternama Soloresto yang dengan gagahnya menggelar sebuah audisi band untuk untuk mengisi acara live musicnya setiap malam minggu. 

 
Mendengar berita itu, para penggawa Lemontea band® pun segera melakukan gebrakan-gebrakan dalam bermusik. Lagu-lagu hits andalan mereka segera di daur ulang. Latihan demi latihan pun mereka lakukan secara ‘bergilir’ antar personel. Kemudian tidak lupa satu hal yang paling penting adalah pemberian nama band karena Lemontea sendiri baru disahkan setelah lulus audisi di antara puluhan nama lainnya, dengan kandidat finalnya adalah Papermint band, Mivie band, dan Lemontea band itu sendiri. Akhirnya Lemontea pun terpilih sebagai nama band. Dengan menggunakan CV ala kadarnya, para personel melesat ke Soloresto untuk mengumpulkan CV itu dengan melewati 2 (dua) buah kecelakaan besar hanya dalam jarak seratus (100) meter. 

Berikut ini adalah source asli dari CV Lemontea band yang akhirnya berhasil mendapat panggilan manggung dari Soloresto sekitar dua bulan kemudian, selamat menikmati…
=====================================================



Tentang Lemontea...
Nama Lemontea resmi dikibarkan sejak kamis 14 Agustus 2009 kemarin. Nama Lemontea
sendiri mencerminkan musik yang kami usung, yaitu bertemakan cinta dan kehidupan.
Menurut kami, Cinta dan kehidupan ini dapat dianalogikan seperti rasa Lemontea, kadang
manis, kadang asam dan ada juga pahit-pahitnya. Dan karena itulah kami sepakat memberi
nama Lemontea. Lagu-lagu kami yang bertemakan hal ini diharapkan bisa membuat orang
mengerti bahwa sesuatu itu tidak selalu menyenangkan (manis), kadang kala bisa menjadi
menyebalkan (asam) atau bisa sangat menyakitkan (pahit).

Walaupun begitu, bukan berarti kami membawakan musik yang mendayu-dayu sedih
melulu karena Cinta. Cinta itu luas, bukan hanya Cinta kepada kekasih, tapi juga kepada
sahabat, teman, orang lain, alam sekitar bahkan Cinta kepada kehidupan. Cinta kepada
kehidupan membuat orang bisa mengerti bahwa Hidup hanya sekali, dan pada akhirnya
membuat seseorang mengerti bahwa hidup akan sia-sia jika tidak dimaknai.

Lemontea sendiri lahir dari proyek ‘Khayalan Tinggat Tinggi’ beberapa anak kuliahan yang
sejak lama ingin punya band besar dan terkenal. Namun karena kekurangan personil,
beberapa anak kuliahan tersebut tidak pernah kesampaian niatnya, bahkan untuk membuat
band yang bisa tiap minggu rutin bertemu saja sulit. Namun dengan niat dan usaha yang
keras maka lahirlah Lemontea...

Siapa-Siapa Dibalik Lemontea...
Para personel Lemontea terdiri atas beberapa anak bangsa yang berasal dari berbagai
penjuru tanah air, diantaranya :
Vokal : Adit, Arif(2)
Gitar : Arif, Gilang(2), Nanza, Dinar(2)
Bass : Gilang, Nanza(2)
Drum : Abul, Fahmi
Keyboard : Dinar

Dendang Lemontea...
Lemontea pada saat ini telah terbukti produktif menghasilkan lagu-lagu hits. Ini terbukti
dengan karya-karya lemontea yang easy listening namun tetap memiliki lirik yang
berkualitas. Beberapa lagu yang biasa Lemontea bawakan di antaranya : Mentariku,
Mengharap Hadirmu, Selalu Cinta, Melukis Mimpi, Pada Waktunya, Penantianku, dan
lain-lain. Beberapa personil Lemontea yang paling aktif menulis lirik lagu adalah Dinar
yang sangat mengidolakan Peterpan dan juga Arif yang suka membaca-baca puisi
sebagai sumber refensi menulis lirik lagu.

Salah satu lagu Lemontea yang menjadi andalan adalah Mentariku yang ditulis oleh
Dinar. Lagu ini bercerita tentang seseorang yang sedang mengalami dilema cinta yang
amat besar karena cintanya tak terbalas oleh sang pujaan hatinya. Dia berusaha
membebaskan dirinya dari belenggu cintanya dengan mencari pujaan hati lain. Namun
karena dia telah menganggap sang pujaan hatinya sebagai sosok yang sangat sempurna
maka sangat sulit baginya untuk mencari pujaan hati yang baru. Walau begitu dia yakin
bahwa suatu saat nanti dia akan menemukan mentarinya, sang pujaan hati barunya, dan
melupakan sang rembulan, pujaan hatinya yang dulu. Karena mentari lah penguasa
langit, satu-satunya yang mampu menundukkan rembulan ...

Mentariku
Ku selalu membandingkan lainnya denganmu
Dan selalu tak ku jumpai dirinya
Mungkin oh mungkinkah ku terlalu lambat tuk berlari
Oh ataukah ku hanya diam tak melangkah
Bantu aku tuk melewati malam panjangku
Menjauh dari bayang rembulan yang ku takutkan
Ku mohon cepat oh waktu
Dan bila nanti ku kan temui sang mentari
Yakin akan hangat sinarnya warnai dunia
Luluhkan dinginnya rembulan oo ooh

Lagu Lemontea lainnya......

Mengharap Hadirmu
Tlah sekian lam
Ku tanggalkan asa
Melihat engkau bersamanya
Mengharap hadirmu
Untuk menuntunmu
Dan bangunkan dirimu
Dan biarkan aku tetap di sini
Melihat canda tawamu
Karena hanya itu yang mampu sembunyikan air mataku
Satu mimpi untuk hari ini
Satu harapan tuk melawan hari
Ku kan berdiri jelang indah pagi
Bersama langkah ini ku kan terus mencari
Dirimu

Melukis Mimpi
Detik waktu yang berganti
Akankah memberi arti
Masa lalu terlewati
Tak kan pernah terulang lagi
Suka duka canda tawa
Warnai hidup penuh makna
Namun jika smua sirna
Hilang sudah smua asa
Ku ingin melewati semua ini penuh arti
Melukis smua mimpi tuk wujudkan angan ini
Ku ingin melepas semua beban dalam diri
Yang slalu menghantui langkah hidup ini

To Be Continued...
=====================================================




Berminggu-minggu kemudian setelah pengumpulan CV ini, tidak ada kabar sama sekali diterima dari pihak Soloresto. Mungkin mereka lebih terlena dengan CV Dankustic band, rival terberat Lemontea selama (pra) audisi. Hingga akhirnya takdir lebih dulu menjemput. Lemontea band meninggal pada tanggal 1 September 2009, bersamaan dengan pengumuman USM STAN yang menyebutkan bahwa dua (2) orang personelnya harus hijrah ke Jakarta (baca artikel : CV Mivie band). Sehingga band yang baru setengah bulan lahir itu harus tewas seketika.

Sekitar satu bulan kemudian, saya (salah satu personel yang pindah tadi) mendapat telpon langsung dari Soloresto yang dengan suara memelasnya memohon-mohon dan merayu-rayu agar Lemontea band dapat tampil di acara live music malam itu juga. Sepintas saya merasa senang, sepintas lagi kecewa karena tentu saja itu hanyalah sebuah ketidakmungkinan mengingat telah adanya jarak membentang yang memisahkan antar personel. Kemudian dengan berjiwa kesatria, saya menolak permintaan tersebut, menolak impian untuk manggung dengan karya pribadi saya sendiri untuk pertama kalinya, menolak impian si kecil Lemontea band almarhum yang belum genap usianya 1 bulan.

Lalu saya memberitahukan hal tersebut kepada personel lain yang masih berada di Surakarta. Walaupun secara de facto Lemontea belum tercapai impiannya untuk manggung di Soloresto, tapi secara de jure impian tersebut telah terwujud berkat telpon dari Soloresto yang menandakan bahwa CV Lemontea band berhasil lolos seleksi alam, eh seleksi café.

Kini Lemontea, apakah hanya sebuah nama minuman? Atau makanan kah? Atau merk tas sekolah? Atau mungkin sebuah nama band….itu tergantung cerita dalam hati individu masing-masing wink

 
back to top